Dalam beberapa tahun terakhir, truk makanan keliling telah menjadi pilihan tempat makan yang populer di kalangan warga Jepang karena pengoperasiannya di luar ruangan, lokasinya yang fleksibel, dan jangkauannya yang luas.
Di kawasan perumahan dekat Tokyo, dua truk makanan keliling parkir di sana setiap hari mulai pukul 11:30, berubah menjadi kafetaria mini. Hidangan hangat yang mengepul ini disambut hangat oleh warga sekitar. Truk makanan keliling ini secara bertahap berintegrasi ke dalam kehidupan umum masyarakat Jepang sebagai kafetaria di lingkungan baru.
Menu yang ditawarkan oleh truk makanan keliling diperbarui setiap hari, menampilkan hidangan lezat seperti ramen tulang babi dan pizza keju, dengan harga sekitar 900 yen per porsi, yang lebih terjangkau daripada memesan hidangan yang sama dari layanan pesan antar.
Truk makanan keliling juga telah meringankan beban memasak bagi warga Jepang. Seorang wanita yang sedang membeli makanan berkata, "Sangat melelahkan memasak untuk keluarga saya setiap hari. Kehadiran truk makanan keliling memberi saya lebih banyak waktu istirahat."
Mobile food truck tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen tetapi juga menghadirkan peluang bisnis baru bagi operator. Seorang operator truk makanan berkata, "Sejak saya mulai mengoperasikan truk makanan, basis pelanggan saya stabil, dan keuntungan harian saya lebih tinggi dibandingkan saat saya menjalankan restoran sebelumnya."